Dari namanya kita sudah bisa menduga pasti
minuman juice ini berwarna hijau. Warna hijau juice ini berasal dari sayuran
pak choi (bok choi). Sayuran ini biasanya digunakan dalam tumisan atau bahan
campuran isi lumpia (spring roll). Saya memilih pak choi karena memiliki cita
rasa yang tidak pahit dan cenderung netral, sehingga rasa produk akhirnya bisa
disesuaikan dengan selera kita.
Sunday, 20 January 2013
Sunday, 6 January 2013
Kenali Kemasan Makanan dan Minuman Kita (Bagian 1)
Picture source: http://www.impactlab.net/2009/05/22/study-finds-plastic-bottles-release-harmful-chemical-into-liquids/
Saat
ke fitness center, saya beberapa kali memperhatikan botol minum yang sering
dibawa orang-orang pada saat beraktifitas di tempat tersebut. Beberapa membawa
botol minuman yang memang dibuat khusus sebagai kemasan minuman, ada yang
membawa botol minuman yang bisa menghasilkan antioksidan, namun tak
sedikit juga yang menggunakan botol AMDK
(Air Minum Dalam Kemasan) entah itu baru atau hanya diisi ulang.
AMDK
merupakan pilihan praktis buat orang-orang tertentu yang tidak mau repot dengan
bawaannya. Selain mudah diperoleh dimana saja, botolnya pun bisa langsung
dibuang. Banyak orang sering menggunakan botol bekas AMDK ini berulang kali,
bahkan karena beberapa merek mempunyai bentuk kemasan yang unik sehingga
dipakai terus sampai benar-benar tidak bisa digunakan. Tapi apakah botol bekas
AMDK ini bisa digunakan berulang kali? Tunggu sebentar. Kita ikuti penjelasan
berikut ini.
Kemasan Plastik
Kemasan
makanan termasuk juga botol minuman dapat terbuat dari bahan-bahan seperti
gelas atau wadah kaca lainnya, kaleng, karton/kertas, plastik keras, kemasan
fleksibel, dan kaleng komposit. Jenis-jenis kemasan ini mempunyai kelebihan dan
kekurangan dalam mengemas suatu produk makanan atau minuman. Saya tidak akan
membahas secara rinci setiap jenis kemasan makanan pada artikel ini, namun saya
akan menitikberatkan pada kemasan yang terbuat dari plastik.
Sejak
pertama kali plastik ditemukan, bahan yang satu ini mulai merambah ke berbagai
aktifitas manusia. Dari yang ukuran paling kecil sampai yang paling besar, dari
yang digunakan untuk non-food sampai digunakan untuk mengemas makanan/minuman. Pengembangan
teknologi plastik yang disesuaikan dengan tujuan penggunaannya pun banyak
dilakukan. Plastik yang awalnya hanya tersusun dari satu jenis polimer,
sekarang sudah berkembang menjadi berbagai jenis polimer yang penggunaannya pun
berbeda-beda tergantung dari jenis polimernya. Selain itu untuk ada juga
zat-zat aditif yang ditambahkan untuk
menyempurnakan fungsi dan kegunaan kemasan plastik tersebut.
Subscribe to:
Posts (Atom)